KOTA CIREBON, (CN).-
Aksi kemanusiaan kembali dilakukan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon. Kali ini, KAI Daop 3 Cirebon melakukan donor darah di tiga lokasi yakni di Stasiun Cirebon, Stasiun Jatibarang dan Stasiun Brebes.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat solidaritas dan rasa empati di kalangan pekerja serta pengguna jasa kereta api terhadap sesama yang membutuhkan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menjelaskan, selain sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap kemanusiaan, donor darah juga untuk membantu memenuhi stok darah di PMI.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya terfokus pada transportasi, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kesehatan. Donor darah merupakan salah satu cara kami untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan hidup melalui pemenuhan kebutuhan darah yang sangat vital,” tandasnya.
Donor darah di tiga lokasi ini diikuti 108 orang dari pekerja KAI dan masyarakat penumpang kereta api dengan rincian, di Stasiun Cirebon sebanyak 64 orang, Stasiun Jatibarang sebanyak 26 orang dan di Stasiun Brebes 18 orang, dengan menghasilkan 88 kantong darah dari berbagai golongan darah.
“Kami memberi apresiasi terhadap antusiasme pelanggan akan kegiatan ini. Namun, tidak semua calon pendonor bisa serta merta melaksanakan donor darah. Sebab, harus melalui pemeriksaan tensi dan golongan darah terlebih dahulu kepada calon pendonor,” jelas Muhib, sapaan akrabnya.
Penyelanggaraan donor darah ini bekerja sama dengan PMI wilayah setempat yaitu PMI Kota Cirebon, PMI Indramayu dan PMI Brebes.
Masyarakat yang rutin melakukan donor darah, lanjut dia, akan menerima manfaaat bagi kesehatannya. Manfaat yang didapat antara lain membuat darah menjadi lebih segar dan secara psikologis hati lebih tenang karena bisa membantu sesama.
“Melalui donor darah ini, diharapkan bisa terjalin hubungan yang lebih erat antara KAI, PMI dan masyarakat dalam memberikan kontribusi nyata menyelamatkan nyawa sesama. Selain itu, meningkatkan kepedulian sosial dalam lingkungan kerja yang sehat dan produktif melalui aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.(Noli/CN)
