KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Sedikitnya seribu jemaah haji asal Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, sudah masuk ke Kota Makkah. Ratusan jemaah haji lainnya masih ada yang di Madinah.
“Jemaah haji Kabupaten Cirebon semuanya ada 2.523 orang. Jumlah tersebut terbagi dalam 7 kloter. Ada kloter 5, 13, 19, 25, 32, 35 dan 40. Untuk pemberangkatan dibagi dua gelombang,” jelas H. Mufid, Kepala Seksi (Kasi) Bina Pengendalian pada Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cirebon.
Ia menambahkan, gelombang 1 sudah tiba di Arab Saudi. Ada kloter 5, 13 dan 19. Gelombang 1 ada yang sudah masuk Makkah, ada juga yang masih
di Madinah. Untuk gelombang 2 baru kloter 25 dan langsung menuju Kota Makkah.
“Gelombang 2 untuk kloter 32, 35 dan 40 belum berangkat. Kloter 5, 13, 19, 25 dan 32 semuanya jemaah haji asal Kabupaten Cirebon. Satu kloter jumlahnya sekitar 440 orang. Untuk kloter 35 dan 40, gabungan dengan jemaah haji asal kota/kabupaten lain,” paparnya, Senin (11/5/2026).
H. Mufid mengatakan, hampir semua jemaah haji asal Kabupaten Cirebon dalam kondisi sehat. Namun, ada kabar satu jemaah dirawat karena sakit dan seorang meninggal dunia.
“Untuk keterangan lebih lengkapnya nanti ya, tunggu data resmi. Keterangan resmi ke pimpinan saya aja, yang lebih berwenang,” tandasnya.
Terkait cuaca di Madinah dan Makkah, H. Mufid menyebut, relatif sama dengan di Cirebon. Para jemaah haji asal Kabupaten Cirebon sudah biasa dengan cuaca panas.
“Suhunya hampir sama dengan Cirebon, jemaah kita sudah biasa panas. Jemaah haji selalu dipantau kesehatannya. Ada tim medis yang selalu mendampingi,” pungkasnya.(Noli/CN)
