KAI Daop 3 Cirebon Dukung Peningkatan Underpass BH 421 di Jatibarang Indramayu

AYUMAJAKUNING, (CN).-
Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon. Selain itu, selalu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

PT. KAI Daop 3 Cirebon pun mendukung proyek peningkatan pembangunan Underpass BH 421 yang berlokasi di KM 177+975, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Peningkatan underpass merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu dan PT. KAI.

Proyek ini tidak hanya bertujuan memodernisasi infrastruktur, tetapi untuk memperkuat aspek keselamatan operasional kereta api serta mengurangi kemacetan dikawasan tersebut.

Menurut Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, peningkatan kapasitas underpass merupakan langkah krusial untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman.

“Keselamatan adalah prioritas utama, baik dalam perjalanan kereta api maupun bagi masyarakat pengguna jalan raya. Pembangunan Underpass Jatibarang ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk menghilangkan titik rawan kemacetan dan potensi bahaya di perlintasan, sehingga arus logistik dan mobilitas warga tetap terjaga kelancarannya,” papar Muhibbuddin, Kamis (30/4/2026).

Peningkatan Underpass BH 421 akan membawa perubahan signifikan pada aksesibilitas wilayah tersebut. Struktur jalan akan diperlebar masing-masing 15 meter ke arah kanan dan kiri, serta 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain perluasan menjadi dua lajur, ketinggian terowongan juga akan ditambah untuk mengakomodasi kendaraan yang lebih besar agar tidak lagi terjadi kendala teknis saat melintas.

Selama tahap perencanaan, KAI Daop 3 Cirebon terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dishub, kepolisian hingga TNI, guna memastikan proses pembangunan berjalan selaras dengan standar keselamatan operasional kereta api.

Menyadari pembangunan ini bersinggungan dengan ruang hidup masyarakat, KAI dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat khususnya penghuni yang menempati aset KAI. Proyek ini mencakup area aset KAI seluas kurang lebih 2.828 m2 yang berdampak pada 15 hunian warga serta akses jalan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dari warga dan pemerintah daerah. Dukungan terhadap modernisasi infrastruktur ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan kita semua. KAI akan terus bersinergi agar berjalan harmonis, aman dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indramayu,” pungkasnya.(Noli/CN)

Exit mobile version