KABUPATEN INDRAMAYU, (CN ).-
Puluhan warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, tampak antusias mengikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang disampaikan Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.
Sebagai anggota MPR-DPR RI, Prof. Rokhmin berkewajiban melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ke berbagai elemen masyarakat. Sosialisasi 4 Pilar di Desa Dadap berlangsung pada Sabtu (27/12/2025).
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, 4 pilar bukan hanya dibaca, dipelajari dan dihapal. Jauh dari itu, masyarakat harus memahami isi 4 pilar dan menjalankan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak sulit, karena sudah diwariskan dan dijalankan sejak dulu. Kita jalankan hidup saling menghormati, menghargai, tolong menolong dan sebagainya. Jaga kebersamaan dalam perbedaan. Kita semua sama-sama anak bangsa, rakyat Indonesia,” terang Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004.
Di hadapan puluhan warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Prof. Rokhmin mengingatkan bahwa keberagaman atau perbedaan merupakan kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia.
“4 Pilar itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Pancasila menuntun kita menjaga persatuan di tengah perbedaan. UUD 1945 menjadi dasar hukum tertinggi. NKRI adalah bentuk final negara kita yang harus dipertahankan. Bhinneka Tunggal Ika mengingatkan kita untuk selalu menghargai keberagaman,” papar Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University ini.
Prof. Rokhmin menekankan, semua elemen masyarakat harus terus meneguhkan semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan nasional.
“Mari kita saling menghormati dan menghargai perbedaan agama atau keyakinan masing-masing. Tetap bertakwa kepada Tuhan dan cintai Indonesia secara sungguh-sungguh,” ucap Rektor Universitas UMMI Bogor ini.(Noli/CN)
