KAI Daop 3 Cirebon Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual

banner 120x600

KOTA CIREBON, (CN).-
Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 diisi PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon dengan melakukan sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan kereta api.

Selain itu, kampanye keselamatan di perlintasan sebidang. Kegiatan ini dilaksanakan di Stasiun Cirebon Prujakan dan perlintasan sebidang JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk.

banner 325x300

Kegiatan tersebut dilaksanakan PT. KAI Daop 3 Cirebon yang berkolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api Edan Sepur Cirebon.

“Mengusung semangat Kartini masa kini, kegiatan ini menegaskan peran perempuan sebagai sosok tangguh yang mampu melindungi diri serta berani melawan segala bentuk pelecehan di ruang publik. KAI Daop 3 Cirebon juga menekankan pentingnya kehadiran masyarakat yang peduli dan responsif dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan berkeadilan,” ujar Muhibuddin, Manager Humas Daop 3 Cirebon.

Ia menambahkan, edukasi keselamatan di perlintasan sebidang menjadi bagian penting dan sebagai wujud jiwa patriotisme masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Melalui sosialisasi di JPL 200, pengguna jalan diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan tidak melakukan pelanggaran saat kereta api akan melintas.

Muhibbuddin menyampaikan momentum Hari Kartini menjadi pengingat pentingnya keberanian dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat Kartini hari ini kami wujudkan melalui keberanian untuk melawan pelecehan seksual serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan. KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman dan bebas dari tindakan yang merugikan pelanggan, khususnya perempuan,” kata Muhib, sapaan akrabnya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor bila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan, jika menjadi korban atau saksi pelecehan seksual di lingkungan kereta api, segera laporkan kepada petugas yang berdinas seperti kondektur dan petugas pengamanan atau melalui Contact Center KAI 121. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan serius,” tegasnya.

Lebih lanjut, KAI Daop 3 Cirebon kembali mengingatkan pentingnya disiplin di perlintasan sebidang sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak melanggar perlintasan sebidang saat kereta api akan melintas. Patuh terhadap rambu dan sinyal adalah bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Melalui kolaborasi ini, KAI Daop 3 Cirebon berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melawan pelecehan seksual serta membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.(Noli/CN)

banner 400x150

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *