KOTA CIREBON, (CN).-
Kerusakan hutan dan lahan ternyata ada faktor ulah manusia. Padahal, dampak dari kerusakan hutan dan lahan itu akan dialami oleh manusia juga.
Terjadinya musibah banjir, longsor, kebakaran lahan dan hutan di sejumlah tempat di Indonesia, terbukti karena ulah manusia.
“Ayo semua anak manusia, kita jaga bersama lingkungan. Hentikan merusak hutan, lahan dan lingkungan. Cintai lingkungan kita demi masa depan lebih baik,” tandas Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.
Menurut anggota Komisi IV DPR RI, rehabilitasi hutan dan lahan yang sering dilakukan pemerintah maupun berbagai elemen, hanya bagian kecil dari upaya mencintai alam.
“Yang utama dan penting itu ya kita jaga lingkungan dengan baik. Menjaga lingkungan itu untuk kita dan anak cucu ke depan. Salah satu tindakan kecil yang jangan dilakukan lagi adalah tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. Ada beberapa kejadian, kebakaran terjadi karena puntung rokok,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004 ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Rokhmin pada Minggu (6/9/2026) di sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek)
Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) 2026 di Aula PPN Kejawanan Cirebon.
Bimtek yang diikuti 140 peserta digagas Prof. Rokhmin bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Cimanuk Citanduy.
Acara dihadiri Kepala BPDAS Cimanuk Citanduy, Umar Nasir, S.Sos., M.Si., dan Camat Lemahwungkuk, Catur Wulan.
Dalam kesempatan itu, Prof. Rokhmin menyerahkan secara simbolis bantuan bibit pohon kepada seluruh peserta bimtek. Secara keseluruhannya, total bantuan bibit pohon yang diberikan sebanyak 15.000.
“Bibit pohon yang diberikan tentu yang produktif. Ada pohon mangga, durian, pete dan alpukat. Saya minta penerima bantuan benar-benar menanam pohon dengan baik, merawat dan menjaganya sampai tumbuh besar serta berbuah. Ini bukan hanya membantu ekonomi keluarga, tapi lebih dari itu upaya melestarikan alam. Mencintai alam sama artinya menjaga dunia,” tandas Dosen Teladan I Tingkat Nasional tahun 1995 ini.
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University ini menambahkan, setiap program bantuan yang diberikan ke masyarakat, harus dimanfaatkan dengan baik.
“Bantuan yang baik itu ibaratnya memberi kail, bukan ikannya. Bimtek ini salah satu yang baik, karena memberi ilmu pengetahuan dan kemampuan dalam menanam pohon. Tujuannya untuk kemandirian, agar masyarakat hidup lebih baik dan mandiri. Bimtek ini tentu berkat kemitraan antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kehutanan,” jelas anggota DPR RI dari Dapil Cirebon & Indramayu ini.
Prof. Rokhmin mengemukakan, dirinya akan terus berkomitmen memberi bukti nyata untuk masyarakat Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Ia selalu berjuang agar program-program pusat bisa dinikmati rakyat Cirebon & Indramayu.(Noli/CN)

















