KABUPATEN CIREBON, (CN).-
LSM GERAM berkomitmen tetap menjadi lembaga yang menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengawasi kebijakan pemerintah.
Diusia yang menginjak 3 tahun, LSM GERAM tetap kritis dan menjadi garda terdepan dalam menyoroti kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.
“Tak terasa, LSM GERAM menginjak usia 3 tahun. Kami siap bermitra dengan siapa pun, tapi tetap kritisi kebijakan pemerintah yang keliru,” ujar Kasudin atau akrab disapa Kuwu Bagreg.
Pernyataan tersebut dikemukakan Kuwu Bagreg pada acara perayaan HUT ke-3 LSM GERAM. Acara HUT ke-3 LSM GERAM diisi dengan kegiatan bakti sosial pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan lansia jompo.
Menurut Kuwu Bagreg, bakti sosial menjadi bagian dari komitmen LSM GERAM untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan kepedulian sosial.
“Total anak yatim piatu dan lansia jompo yang kami santuni berjumlah 130 orang,” ungkap Kuwu Bagreg, pada Minggu (6/9/2026).
Kegiatan sosial ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati bertambahnya usia organisasi, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian LSM GERAM terhadap masyarakat.
“LSM GERAM terus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan positif,” lanjut dia.
Kuwu Bagreg mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.
“Kepedulian sosial akan semakin kuat bila dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Adit/CN)
