KOTA CIREBON, (CN).-
Keberadaan kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) makin banyak. Perilaku menyimpan ini tidak boleh dibiarkan terus meluas.
Karena itu, sejumlah elemen masyarakat di Kota Cirebon melakukan gerakan menolak LGBT. Mereka tegas siap membawa kaum LGBT ke arah yang lebih benar.
Gerakan penolakan terhadap kaum LGBT, disuarakan pada Sabtu (15/8/2026) di Tugu Proklamasi di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon.
Aksi penolakan LGBT diikuti puluhan orang dari berbagai elemen. Aksi damai ini didampingi petugas kepolisian dan TNI.
Ketua KNPI Kota Cirebon Jaka Permana mengungkapkan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemuda Anti-LGBT yang diketuai Lutfi Adam Zakaria.
KNPI melalui Satgas Anti-LGBT, mulai intens melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang penolakan terhadap kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender.
Jaka menegaskan, pembentukan satgas tersebut tidak terlepas dari semangat memperingati momentum sejarah perjuangan dan menjaga nilai-nilai yang diwariskan para tokoh bangsa.
Menurutnya, gerakan yang dilakukan KNPI ini tidak diarahkan untuk kepentingan politik, tetapi fokus pada edukasi, pencegahan serta perlindungan terhadap generasi muda.
“Secara moral kami terpanggil, karena merasa risih dan malu atas tindakan penyimpangan seksual yang tidak layak di muka umum yang dilakukan kelompok atau perorangan,” ujar Jaka didampingi Ketua Satgas Pemuda Anti-LGBT, Lutfi Adam Zakaria.
Lutfi Adam Zakaria menambabkan, kaum LGBT juga manusia. Sebagai sesama manusia dan memanusiakan, pihaknya coba merangkul untuk kemudian kembali lagi ke awal.
“Pembentukan satgas ini awalnya untuk mitigasi persoalan-persoalan yang ada. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi seseorang terlibat dalam perilaku seksual menyimpang. Ada karena faktor lingkungan pergaulan, persoalan ekonomi atau memang sudah muncul sejak kecil,” imbuhnya.
Adam menyebut, pelaku LGBT di wilayah Ciayumajakuning mencapai sekitar 15.000 orang. Di Kota Cirebon, kelompok LGBT diperkirakan hampir 4.000 orang.(Ilyas/CN)
