KOTA CIREBON, (CN).-
Anggota DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., melepas ratusan peserta pawai obor kemerdekaan di Taman Nuansa Majasem, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Pawai obor berlangsung Minggu malam (16/8/2026), dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan juga dibarengi dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara serta Tausiyah Kebangsaan yang disampaikan Prof. Rokhmin Dahuri.
Acara dihadiri para profesor dan doktor yang merupakan warga di Taman Nuansa Majasem. Mereka antara lain Prof. Dr. H. Cecep Sumarna, M.Ag.
(Rektor USK Majalengka), Prof. Sugianto, Dr. Aip.Syarifudin, H. Abdul Basit, M.Ag., Dr. Editya, Ketua RW 15, Rudi Setiantono, S.H., Ketua Panitia Kegiatan, Dr. Arip Amin, M.Pd., serta anggota DPRD Kota Cirebon, Sarifudin Liek Zaman, S.H., dan Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, S.M.
Dalam sesi tausiyah kebangsaan, Prof. Rokhmin yang pernah menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan tahun 2001-2004, menegaskan, meski sudah 81 tahun merdeka, Indonesia belum mampu menjadi negara maju dan rakyatnya jauh dari sejahtera.
“Indonesia bisa menjadi negara maju dan kaya, karena kita punya potensi kekayaan alam sangat melimpah. Indonesia punya tambang batubara, nikel, emas, timah, tanah yang subur dan kekayaan laut tak terhingga. Potensinya ada, tapi semua itu belum tergali dan untuk kemakmuran rakyat. Kekayaan yang ada justeru dikuasai para oligarki,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Alumni SMAN 2 Kota Cirebon yang merupakan Dosen Teladan I Tingkat Nasional tahun 1995 ini, berpendapat, Indonesia belum dipimpin sosok yang hebat dan luar biasa. Pemimpin yang bisa menggali segala potensi dan kekayaan yang ada, yang hasilnya untuk kemakmuran rakyat.
Untuk menjadi negara maju, lanjut anggota Komisi IV DPR RI ini, ada setidaknya empat syarat. Pertama, ada konsep pembangunan yang jelas dan dilaksanakan secara baik. Kedua, rakyat Indonesia harus unggul sumber daya manusia (SDM). Ketiga, kondisi politik yang stabil dan aman. Terakhir, pemimpin yang cerdas dan mengutamakan kepentingan rakyat.
Meski belum jadi negara maju dan rakyatnya sejahtera, Indonesia harus tetap bersyukur sudah merdeka 81wajib berterima kasih pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah bersyukur, lalu intropeksi atau muhasabah. Kemudian, kita tatap masa depan dengan rasa percaya diri. Kita songsong masa depan yang lebih baik,” papar anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu ini.
Sementara itu, acara pawai obor kemerdekaan berlangsung lancar dan aman. Ratusan peserta dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, remaja hingga anak-anak tampak antusias melakukan pawai obor. Acara juga dimeriahkan nyanyian bernuansa Islam dari ibu-ibu serta kreasi seni anak anak.(Noli/CN)
