KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Suasana di Kantor Bupati Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon di Sumber bakal terasa lebih panas pada Selasa (28/4/2026) siang.
Di tengah cuaca panas, bakal ada aksi demonstrasi pada pukul 13.00 WIB yang akan dilakukan ratusan mahasiswa Cirebon. Mereka menamakan Serikat Mahasiswa (SEMA) Cirebon.
Informasi yang diterima redaksi Media Caruban Nusantara pada Senin (27/4/2026), surat pemberitahuan aksi sudah dilayangkan ke Polresta Cirebon sejak Minggu lalu.
Surat pemberitahuan bernomor 004/S-Pemb/SEMA.Crb/IV/2026 menyebut tentang aksi demo dan pernyataan sikap para mahasiswa.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum SEMA Cirebon, Kemas Adhitya Luthfi dan Sekretaris Jendral, Wahyu Illahi terdapat poin utama tentang Penolakan terhadap Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Cirebon.
“Kami menjalankan fungsi kontrol sosial dan pemantauan terhadap tata kelola pemerintahan Kabupaten Cirebon, khususnya terkait tranparansi anggaran serta tentang peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Kemas Adhitya Luthfia didampingi Wahyu Illahi.
Terkait penolakan terhadap pokir, para mahasiswa menilai anggota DPRD sudah menjadi eksekutor dan diduga kuat menjual proyek pokir.
Ijon proyek pokir sudah lama tercium dan oknum anggota dewan terus “mengambil” APBD untuk kepentingan pribadi.
Dibeberapa daerah, kasus pokir DPRD dan ijon proyek sudah diungkap KPK. Hal ini seharusnya menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Cirebon untuk berhenti bermain dalam proyek pokir.(Noli/CN)
