KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Anggota MPR-DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., mengajak kepada seluruh warga Indonesia untuk hidup harmonis dan membela kedaulatan bangsa.
Sejatinya, lanjut anggota Komisi IV DPR RI ini, semua adalah bersaudara. Terkait perbedaan suku, agama, ras dan golongan, merupakan kekuatan yang dimiliki Indonesia. Keberagaman itu dibalut dalam persatuan dan kesatuan bangsa.
“Meski ada perbedaan tetapi semuanya hidup saling menghormati dan menghargai. Setiap individu harus bertakwa dan meyakini agama maupun kepercayaannya masing-masing, serta tidak perlu diperdebatkan. Selain itu, jangan saling menghina. Beriman dan bertakwa menurut agamanya masing-masing, itulah indahnya hidup di Indonesia,” tandas Prof. Rokhmin, yang pada tahun 2001-2004 dipercaya menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Anggota MPR-DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini melakukan Sosialisasi 4 Pilar pada Selasa (23/12/2025), di wilayah Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sosialisasi 4 Pilar dikuti sekitar 200 peserta dari kalangan anak muda, kaum ibu dan bapak.
“Mari setiap anak bangsa untuk saling menghormati dan menghargai, jangan menghina, hidup harmonis, tetap beriman dan bertakwa menurut agamanya masing-masing. Jangan lupa, punya tekad kuat untuk terus membela negara Indonesia,” tandasnya.
Prof. Rokhmin menekankan setiap anak bangsa harus dimiliki etos kerja tinggi, unggul, disiplin, rajin, ulet, memiliki akhlak mulia, jujur dapat dipercaya, cerdas dan visioner. Hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah sabar dan bersyukur.
Dalam kesempatan itu, Prof. Rokhmin menerangkan 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Pancasila merupakan dasar dan ideologi bangsa. UUD 1945 sebagai aturan hukum, NKRI bentuk negara serta
Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan negara. Walau berbeda, kita tetap satu Indonesia,” ucap Rektor Universitas UMMI Bogor ini.
Prof. Rokhmin menekankan, semua elemen masyarakat harus terus meneguhkan semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan nasional. Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, tetapi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
‘Pancasila menuntun kita menjaga persatuan di tengah perbedaan. UUD 1945 menjadi dasar hukum tertinggi. NKRI adalah bentuk final negara kita yang harus dipertahankan. Bhinneka Tunggal Ika mengingatkan kita untuk selalu menghargai keberagaman,” jelas Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University ini.(Noli/CN)
