KOTA CIREBON, (CN).-
Sejak Selasa (11/8/2026), kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon resmi pindah sementara ke Grage City.
Kantor setda pindah sementara, karena bangunan lama di Kantor Wali Kota Cirebon di Jalan Siliwangi akan dilakukan renovasi.
Pada acara peresmian pindah kantor sementara, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo meminta kepada seluruh pegawai di lingkungan setda agar bekerja lebih baik dan layani masyarakat secara maksimal.
“Setda untuk sementara pindah ke Grage City. Tempatnya sangat nyaman dan representatif. Karena itu, kinerja para pegawai harus lebih baik dan layani masyarakat secara maksimal,” ujar wali kota.
Acara peresmian kantor sementara setda dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman, Ketua TP PKK, Noviyanti Edo, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Walyanah Iing Daiman, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran manajemen Grage Group serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, turut diluncurkan wajah baru kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Grage City Mall menjadi Grage City Hub.
Wali kota menambahkan, kantor setda ke lokasi baru tidak semata-mata dimaknai sebagai perpindahan tempat bekerja. Lebih dari itu, keberadaan lingkungan kerja yang baru diharapkan menjadi bagian dari perubahan pola kerja birokrasi agar semakin terbuka, dinamis dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat.
“Hari ini kita mencatat babak baru bagi Pemerintah Kota Cirebon. Kepindahan sekretariat daerah ini bukan hanya soal pindah kantor atau berganti meja kerja. Ini menjadi bagian dari upaya kita mengubah cara kerja birokrasi supaya lebih segar, terbuka dan mudah berkoordinasi,” tukasnya.
Menurut Effendi Edo, suasana dan lingkungan kerja turut memengaruhi semangat aparatur dalam menjalankan tugas. Dengan tempat kerja yang lebih terbuka dan representatif, koordinasi antarpersonel maupun antarperangkat daerah diharapkan dapat berlangsung lebih cair sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif.
“Harapannya tentu semangat kerjanya juga bertambah. Koordinasi lebih mudah, pekerjaan lebih cepat dan pada akhirnya pelayanan kepada masyarakat bisa kita berikan secara lebih maksimal dan optimal,” tegas Effendi Edo.
Wali kota mengemukakan, Pemerintah Kota Cirebon mendapat berbagai kemudahan dari manajemen Grage City Hub dalam mendukung keberadaan kantor setda di kawasan tersebut.
Pemerintah kota memberi apresiasi kepada Grage Group yang telah menyediakan tempat yang dinilai representatif bagi jajaran pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan terima kasih kepada manajemen Grage Group yang sudah memberikan tempat yang baik dan representatif. Tentu ini bukan hal kecil. Pemerintah mendapatkan ruang untuk bekerja dengan lebih nyaman, sementara kita juga berada di tengah kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Terkait identitas barunya sebagai Grage City Hub, wali kota berpendapat, kata “Hub” memiliki makna sebagai titik temu sekaligus penghubung berbagai aktivitas masyarakat.
“Nama Hub ini punya pesan yang kuat, bukan lagi sekadar tempat orang datang untuk berbelanja tetapi menjadi titik temu dan penghubung berbagai kegiatan. Ada kegiatan usaha, interaksi sosial, hiburan, pelayanan dan berbagai aktivitas lainnya. Ini membuat kawasan ini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Kota Cirebon,” imbuhnya.
Wali kota menilai keberadaan kantor setda di kawasan Grage City Hub juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama bagi masyarakat.
“Pemerintah mendapatkan tempat yang baik untuk bekerja dan memberikan pelayanan, sementara kawasan Grage City Hub juga akan semakin hidup karena menjadi salah satu pusat pergerakan masyarakat. Ini adalah bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat,” tandasnya.
Sementara itu, CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman menyampaikan, kehadiran kantor setda di kawasan Grage City Hub menjadi sebuah kehormatan bagi manajemen Grage Group.
Keberadaan pemerintah di kawasan Grage City sekaligus menunjukkan adanya ruang kolaborasi yang dapat mempertemukan kepentingan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
“Bagi kami, kehadiran kantor sekretariat daerah di sini merupakan suatu kehormatan. Kami melihat tempat ini sebagai rumah bersama untuk melayani masyarakat. Ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan swasta dalam semangat kebersamaan,” tukasnya.
Ia berpandangan, perpindahan kantor setda tidak hanya berkaitan dengan perubahan lokasi, tetapi memiliki tujuan yang lebih besar yakni mendukung pelayanan kepada masyarakat serta memastikan roda pembangunan terus berjalan.(Ilyas/CN)

















