JAWA BARAT, (CN).-
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir melantik Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat (Jabar).
Turut dilantik para pengurus PWI Jabar, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar dan ketua beserta pengurus Ikatan Istri Wartawan Indonesia (IKWI) Jawa Barat.
Pelantikan berlangsung Jumat (2/10/2026) di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat. Hadir Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, forkopimda Jabar, pengurus PWI Pusat, pengurus PWI kota/kabupaten se-Jabar dan para undangan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir atau akrab disapa Cak Munir, mengatakan, wartawan merupakan profesi mulia yang salah satu tugasnya mencerdaskan anak bangsa melalui tulisan atau berita yang disajikan.
“Informasi dan data yang disajikan para wartawan, menjadi pengetahuan bagi masyarakat. Ada banyak hal yang disampaikan wartawan, yang membuat masyarakat makin bertambah wawasan dan pengetahuannya. Wartawan yang baik tentu menyampaikan data yang benar, sesuai fakta dan disajikan sesuai kode etik,” ujarnya.
Karena itu, lanjut dia, wartawan punya peran sangat besar. Salah satunya menyampaikan program-program pemerintah ke masyarakat.
“Wartawan menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. Atas dasar itu, wartawan merupakan mitra strategis bagi pemerintah. PWI Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat khususnya, harus bermitra dengan baik,” tandas Cak Munir.
Di tengah arus informasi yang makin sulit terbendung dan era digital, Akhmad Munir menegaskan, wartawan menjadi “pasukan tempur” terdepan dalam melawan informasi bohong atau hoax.
“Berita bohong itu racun. Di sini peran pers dan wartawan sangat besar sekali, khususnya kawan-kawan di PWI. Para Wartawan PWI harus memberikan fakta dan data secara utuh agar masyarakat tidak termakan hoax,” ucapnya.
Sementara itu, Tantan Sulthon Bukhawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan para anggota PWI.
Dirinya siap mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan membawa PWI Jabar lebih maju. Di PWI Jawa Barat, anggotanya ada seribu wartawan lebih yang sudah mengikuti pelatihan dan pendidikan kewartawanan. Bahkan, sudah banyak yang terverifikasi Dewan Pers lewat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Hampir semua anggota PWI Jawa Barat itu telah lulus UKW, artinya sudah kompeten. PWI Jabar siap menjadi mitra strategis bagi Pemprov Jabar. Kami juga punya pengurus dan anggota PWI di kabupaten/kota se-Jabar yang bisa menjadi mitra bagi walikota atau bupati,” terangnya.
Secara khusus, Tantan menegakan, PWI Jabar siap mengawal kebijakan dan program Gubernur Dedi Mulyadi.(Noli/CN)

















