KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan penghargaan dan hadiah umroh kepada puluhan pemerintah desa (pemdes).
Reward diberikan atas pencapaian target pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Adapun hadiah yang diberikan untuk memotivasi, memberi semangat, memacu kinerja kuwu dan perangkat desa dalam mengoptimalkan pelayanan pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan di wilayah masing-masing.
Penyerahan hadiah dilakukan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., didampingi Sekretaris Daerah, H. Hendra Nirmala, S.Sos., M.Si., dan Kepala Bapenda, Drs. Erus Rusmana, M.Si.
Acara berlangsung di Ruang Nyi Mas Gandasari Kantor Bupati Cirebon di Sumber, pada Rabu (9/9/2026). Hadir perwakilan dari polres, kodim, kejaksaan dan ratusan kuwu.
Dalam kesempatan itu, Bupati Imron menyampaikan terima kasih kepada para kuwu bersama aparat desa yang sudah bekerja maksimal dalam pencapaian target pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan.
“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan pemerintah desa harus terus tercipta. Dalam hal pajak bumi dan bangunan, pada akhirnya digunakan untuk pembangunan. Untuk jalan, jembatan, irigasi, perbaikan gedung sekolah dan lainnya. Bagi para kuwu dan aparat desa yang sudah bekerja maksimal, kami ucapkan terima kasih serta beri hadiah. Untuk kuwu yang belum dapat, setiap tahun selalu ada pe ghargaan. Bila 2024 dan 2025 belum dapat reward, 2026 & 2027 harus bekerja maksimal dan reward pasti diberikan,” ujar bupati.
Kepala Bapenda, Erus Rusmana menjelaskan, penghargaan kinerja pemerintah desa dalam Pencapaian Target (PBB-P2) tahun 2024-2025 bertujuan untuk menikmatkan motivasi, etos kerja serta semangat pengabdian para kuwu dan perangkat desa.
“Penerima kategori desa lunas PBB-P2 tercepat di atas RP 75.000.000, tahun 2024 yakni Desa Cupang, Kecamatan Gempol dan tahun 2025 Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang. Kategori desa lunas PBB-P2 terbesar tahun 2024 yakni Desa Susukan, Kecamatan Susukan, dan tahun 2025 Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik,” ungkapkan.
Kategori desa lunas PBB-P2 berturut-turut selama 4 tahun dari 2021-2024 ada tiga penerima dari jumlah peserta 162 desa. Sedangkan tahun 2025 dari tahun 2022 sampai 2025 ada tidak penerima dengan jumlah peserta 153 desa.
Kategori desa lunas PBB-P2 berturut-turut selama 5 tahun dari 2020 sampai 2024 ada empat penerima dari jumlah peserta 159 desa. Untuk tahun 2025 dari 2021 sampai 2025 ada empat penerima dengan jumlah peserta 144 desa.
Kategori target ketetapan sampai Rp 40 juta tahun 2024 ada 1 penerima dengan jumlah peserta 4 desa dan tahun 2025 ada satu peserta dengan jumlah peserta 7 desa.

Kategori target ketetapan Rp 40 juta sampai Rp 50 juta tahun 2025 ada satu penerima dengan jumlah peserta 5 desa dan tahun 2025 ada satu penerima dengan jumlah peserta enam desa.
Kategori target ketetapan Rp 50.000.001 sampai Rp 60 juta untuk tahun 2024 ada satu penerima dengan jumlah peserta 18 desa dan tahun 2025 ada satu peserta dengan peserta 17 desa.
Kategori target ketetapan Rp 60.000.001 sampai Rp 70 juta untuk tahun 2024 ada dua penerima dengan jumlah peserta 16 desa dan tahun 2025 ada dua penerima dengan peserta 16 desa.
Kategori target ketetapan Rp 70.000.001 sampai dengan Rp 80 juta tahun 2024 ada 2 penerima dengan jumlah peserta 20 desa dan tahun 2025 dua penerima dengan jumlah peserta 20 desa.
Kategori target ketetapan Rp 80.000.001 sampai dengan Rp 90 juta tahun 2024 sebanyak 2 penerima dengan jumlah peserta 18 desa dan tahun 2025 sebanyak 2 penerima dengan jumlah peserta 13 desa.
Kategori target ketetapan lebih dari Rp 90.000.001 tahun 2024 sebanyak 4 penerima dengan jumlah peserta 119 desa dan tahun 2025 ada 4 desa penerima dengan jumlah peserta 96 desa.
“Seluruhnya jumlah penerima pada tahun 2024 sebanyak 22 desa dan 2025 ada 22 desa,” pungkasnya.(Noli/CN)

















