NUSANTARA, (CN).-
Keikutsertaan anggota pramuka Kota Cirebon dalam Jambore Nasional XII (Jamnas XII) harus benar-benar dimanfaatkan untuk belajar, berinteraksi, bertukar pengalaman serta membangun persaudaraan dalam semangat kebersamaan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Cirebon, Siti Farida Rosmawati yang ikut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka sekaligus Pembukaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026, pada Jumat (14/8/2026).
Jamnas berlangsung 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ajang lima tahunan bagi Pramuka Penggalang ini resmi dibuka bertepatan dengan Hari Pramuka.
Kegiatan yang diikuti anggota Gerakan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Upacara dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir selaku Inspektur Upacara yang sekaligus membuka secara resmi jamnas.
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir membacakan sambutan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi telah menghadirkan tantangan baru bagi Gerakan Pramuka. Karena itu, Pramuka dituntut mampu mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar yang menjadi jati dirinya.
“Pramuka harus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Di tengah perubahan zaman, nilai disiplin, gotong royong, kepedulian dan semangat kebersamaan harus tetap menjadi pegangan,” demikian pesan Presiden Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Erick Thohir.
Pembukaan Jambore Nasional XII Tahun 2026 ditandai secara simbolis dengan pembunyian sirine oleh Erick Thohir, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso dan Sekretaris World Organization of the Scout Movement (WOSM), Mr. David Berg.
Kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon, untuk memberikan dukungan secara langsung kepada kontingen Kota Cirebon yang mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Cirebon, Situ Farida menekankan, Jambore Nasional bukan sekadar agenda pertemuan anggota pramuka, tetapi menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman baru, mengembangkan keterampilan, belajar bekerja sama dan mengenal keberagaman yang dimiliki Indonesia.
“Jambore nasional ini menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik pramuka. Mereka tidak hanya mengikuti berbagai kegiatan, tetapi juga belajar mandiri, membangun persahabatan, mengenal keberagaman dan membawa semangat kebersamaan dari Kota Cirebon,” ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh kontingen Kota Cirebon agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, tetap menjaga kekompakan, kedisiplinan dan sikap saling menghargai.
“Yang paling penting, ikuti seluruh kegiatan dengan gembira dan sungguh-sungguh. Jaga nama baik Kota Cirebon, tunjukkan sikap disiplin dan jadilah pramuka yang mampu memberi contoh positif bagi lingkungan,” tuturnya.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti jambore nasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus berkembang, baik dalam keterampilan maupun kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang dipelajari melalui kegiatan kepramukaan diharapkan tidak berhenti selama jambore.(Ilyas/CN)

















