KAI Daop 3 Cirebon Pasang 14 CCTV Analitik di 5 Stasiun

KOTA CIREBON, (CN).-
PT. KAI Daop 3 Cirebon terus perkuat keamanan dan kenyamanan pelanggan kereta api saat berada di stasiun. Salah satunya dengan melakukan penambahan pemasangan CCTV Analitik di 5 stasiun.

Saat ini, KAI Daop 3 Cirebon menambah 14 unit CCTV diakses pintu keluar dan pintu masuk. Penempatan CCTV difokuskan pada lokasi-lokasi yang rawan terjadi gangguan keamanan.

Pemasangan 14 CCTV dilakukan di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Pegadenbaru, Stasiun Haurgeulis, Stasiun Jatibarang dan Stasiun Brebes.

Penggunaan CCTV Analitik berbeda dengan CCTV Konvensional yang hanya merekam kejadian saja. CCTV analitik ini memiliki sistem yang dapat memberikan notifikasi proaktif atas kejadian secara spesifik untuk mendeteksi, mengklasifikasikan dan melacak objek (orang/kendaraan) serta aktivitas secara realtime. Alat ini efektif untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, penerapan CCTV analitik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada para pelanggan selama berada di stasiun.

“Dengan adanya penambahan CCTV analitik ini, kami ingin memastikan pelanggan merasa aman dan nyaman karena sistem ini membantu mendeteksi dengan cepat potensi gangguan, seperti pencurian, pelecehan seksual sampai aktivitas mencurigakan. Petugas bisa segera merespons dan melakukan penanganan secara cepat dan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan yang ingin dihindari,” terang Muhib, sapaan akrabnya.

Pada saat terjadi kepadatan penumpang, penambahan CCTV membantu petugas memantau kondisi secara lebih optimal. Sehingga, imbauan dapat segera disampaikan untuk menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan yang akan terjadi.

Muhibbuddin menjelaskan, penambahan CCTV analitik memudahkan petugas dalam melakukan pemantauan secara menyeluruh.

“Pengawasan dapat dilakukan secara lebih optimal karena petugas dapat memantau kondisi secara real-time dan merespons lebih cepat jika terjadi gangguan keamanan. Selain itu, rekaman CCTV juga dapat digunakan sebagai bukti untuk mendukung proses penanganan dan pelaporan ke pihak berwajib” tandasnya.

“Melalui langkah ini, keamanan para pelanggan dan aset perusahaan semakin terjaga. Kemudian, dapat mengantisipasi potensi gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.” pungkasnya.(Noli/CN)

Exit mobile version