KOTA CIREBON, (CN).-
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon terus mendapat kepercayaan dari masyarakat Indonesia. Sebagai buktinya, pengguna sarana kereta api makin banyak.
Pada triwulan I tahun 2026, PT. KAI Daop 3 Cirebon menorehkan catatan gemilang dengan melayani total 1.074.034 pelanggan selama Januari hingga Maret 2026.
Angka ini mencerminkan kenaikan signifikan sebesar 10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
Lonjakan volume penumpang ini bukan sekadar deretan angka statistik, tapi pergeseran gaya hidup masyarakat yang kian sadar akan pentingnya transportasi publik yang ramah lingkungan guna meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menegaskan, tren positif ini didorong oleh kepercayaan masyarakat yang semakin nyata dan kuat terhadap kereta api sebagai moda transportasi rendah emisi yang andal.
“Peningkatan 10 persen ini adalah validasi bahwa masyarakat semakin mengandalkan kereta api untuk mobilitas mereka. Ini bukan hanya soal berpindah tempat, tetapi tentang bagaimana efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Cirebon dan sekitarnya,” kata Muhibbuddin.
Sepanjang Triwulan I 2026, tercatat sebanyak 535.544 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 3. Sementara, 538.490 pelanggan tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 3. Puncak arus penumpang terjadi pada bulan Maret dengan total 215.057 pelanggan.
Stasiun yang melayani keberangkatan pelanggan tertinggi di wilayah Daop 3 pada triwulan pertama 2026 yakni Stasiun Cirebon sebanyak 220.489 pelanggan, Stasiun Cirebonprujakan sebanyak 87.908 pelanggan. Kemudian, Stasiun Jatibarang sebanyak 70.546 pelanggan, Stasiun Brebes 54.418 pelanggan dan Stasiun Haurgeulis sebanyak 37.707 pelanggan.
Dari sisi kelas layanan, capaian Kelas Ekonomi dengan jumlah pelanggan total 379.914 penumpang. Sedangkan, pelanggan Kelas Eksekutif melayani 156.666 penumpang.
Sejalan dengan misi meningkatkan kualitas layanan pelanggan, KAI Daop 3 terus melakukan transformasi digital dan estetika. Penggunaan teknologi Face Recognition Gate kini mempermudah proses boarding tanpa sentuh, sementara beautifikasi stasiun menciptakan ruang publik yang manusiawi dan nyaman.
Keunggulan utama yang tetap dijaga adalah aspek ketepatan waktu. Pada kuartal pertama 2026, KAI Daop 3 mencatatkan performa ketepatan waktu (On Time Performance) untuk kedatangan sebesar 97,56 persen dan untuk keberangkatan sebesar 99,46 persen.
“Ketepatan waktu adalah komitmen kami kepada pelanggan agar mereka bisa mengatur perjalanan dengan lebih baik. Dengan kereta api, masyarakat terbebas dari kemacetan, mengurangi polusi udara dan sampai di tujuan dengan selamat,” pungkasnya.(Noli/CN)

















