KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Kenaikan harga sejumlah bahan makanan pada awal puasa masih disebut normal dan sudah biasa terjadi dalam setiap tahunnya.
Secara perlahan, penurunan harga akan terjadi pada Minggu kedua dan ketiga Ramadha. Pemerintah Kabupaten Cirebon belum merencanakan digelar operasi pasar atau bazar murah secara masif.
“Kami Forkopimda Kabupaten Cirebon sudah datang ke pasar-pasar, melihat stok dan memantau harga. Stok kebutuhan pokok sangat aman, sampai Lebaran tidak perlu khawatir. Soal kenaikan harga, itu sudah biasa setiap tahunnya. Pantauan di pasar, kenaikan harga terjadi pada daging ayam/sapi dan cabe,” ujar Drs. H. Imron, M.Ag., Bupati Cirebon.
Menurut bupati, pemantauan harga terus dilakukan sampai Lebaran nanti. Dirinya pun sudah memerintahkan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) untuk lebih intensif turun ke pasar memonitor harga serta stok bahan pokok.
Dirinya meminta masyarakat tidak membeli kebutuhan pokok secara berlebihan, tapi sesuai kebutuhan saja.
“Stok bahan-bahan makanan sangat aman dan tersedia di pasar, beli sewajarnya saja. Untuk bazar murah, nanti biasanya digelar jelang Idul Fitri,” ungkapnya.(Noli/CN)
