KOTA CIREBON, (CN).-
Ketua Umum Pengurus Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cirebon, M. Akramul Farhan mengatakan, HMI Cirebon siap mengawal kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
“Bila kebijakan-kebijakan pemerintah kota dan kabupaten itu lurus atau pro rakyat, HMI pasti dukung. Kalau kebijakan pemerintah belok atau tidak pro rakyat, HMI akan datang ke kantor Bupati Cirebon maupun Wali Kota Cirebon,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan M. Akramul Farhan pada acara Pelantikan pengurus HMI & Kohati Cabang Cirebon periode 2025-2026 yang berlangsung Rabu (7/1/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon.
Pelantikan pengurus baru HMI & Kohati Cabang Cirebon dipimpin sekretaris PB HMI, disaksikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo maupun Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Jois Putra, S.E., M.A.P., mewakili Bupati Cirebon, H. Imron yang sedang tugas ke luar kota.
Hadir juga Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, dandim, pengurus PB HMI, HMI Jabar, para senior dan tokoh HMI Cirebon.
M. Akramul Farhan dilantik menjadi Ketua Umum (Ketum) HMI Cirebon bersama Dewa Pamungkas selaku Sekretaris Umum (Sekum) HMI,
Muhammad Rifki sebagai Bendahara Umum (Bendum) HMI serta jajaran pengurus HMI Cabang Cirebon.
Dilantik juga Sabrina Amaliah Habibah sebagai Ketua Umum Kohati HMI Cabang Cirebon dan Zidan Faiz Maulana selaku Ketua Umum BPL HMI Cabang Cirebon, beserta jajaran pengurus.
Sementara itu, Wali Kota Effendi Edo meminta kepada pengurus HMI dan Kohati Cirebon untuk bisa memberi kontribusi dan masukan ke pemerintah kota maupun kabupaten.
“Pengurus baru periodenya singkat dan pendek sekali, hanya satu tahun. Waktu yang singkat ini harus digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. Beri kami masukan, ide serta gagasan program untuk kemajuan Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon,” ujarnya.
Wali Kota mengingatkan, kegiatan HMI jangan hanya seremonial sekarang saja dan menggugurkan kewajiban mengisi jabatan.
“Mari kita sinergi dan kolaborasi membangun daerah. Kita diskusi bagaimana memajukan Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon,” tutupnya.(Adit/CN)
