KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Perhubungan terus berkomitmen mewujudkan Kabupaten Cirebon terang.
Secara bertahap, wilayah-wilayah yang kurang terang dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Pada 2025 ini, terpasang sekitar 1.100 PJU diberbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.
“Dari provinsi ada 520 PJU, Kabupaten Cirebon hanya penerima manfaat. Di mana titiknya dan pemasangannya, itu kewenangan provinsi. Dari APBD Kabupaten Cirebon sebanyak 643 PJU,” jelas Hilman Firmansyah, S.T., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, saat ditemui Senin (29/12/2025).
Diakui Hilman, masih banyak daerah yang perlu dipasang PJU. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum bisa memenuhi semua.
“Kami terus berusaha menambah PJU setiap tahunnya, secara bertahap sesuai dana yang ada. Bagi yang belum terpenuhi, kami minta masyarakat untuk bersabar,” lanjutnya.
Menurut Hilman, lampu yang dipasang untuk menerangi jalan pada malam hari yang dapat membantu pengguna jalan melihat lebih jelas, meningkatkan keselamatan dan keamanan lalu lintas, serta mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi di lingkungan sekitar.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga PJU, khususnya aparat desa ikut melakukan pengawasan. Bila ada yang iseng dan merusak PJU, warga bisa bertindak atau melapor ke pemerintah desa atau instansi terkait,” tandasnya.
Rawan Kemacetan
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kemacetan pada perayaan tahun baru nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas, Mida Aftiani menyebut ada sepuluh lokasi rawan kemacetan. Titik rawan kemacetan itu yakni Ciperna (Gronggong), Plered, Tegalkarang (Palimanan), Tengah Tani, Kedawung, Dukupuntang, Tegalgubug, Kanci, Gebang dan Losari.
“Pada malam tahun baru, pusat kemacetan biasanya di Gronggong. Pada 1 Januari, kemacetan sering terjadi di wisata kuliner Tengah Tani dan Plered serta obyek wisata di Dukuhpuntang,” paparnya.
Untuk rekayasa lalu lintas, pihak dishub mengikuti arahan dari kepolisian. Warga Kabupaten Cirebon diimbau untuk menghindari titik-titik lokasi rawan macet.(Noli/CN)
