Optimalkan Perolehan PBB 2026, Bapenda Kumpulkan Camat-camat tentang Penyesuaian NJOP

Drs. E. Rusmana, M.S.i., Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon.

KABUPATEN CIREBON, (CN).-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni penyesuaian nilai jual objek pajak (NJOP) terhadap tanah kosong yang sudah menjadi bangunan dan gedung yang mengalami perluasan atau peningkatan.

“Pada Rabu (10/12/2025), Bapenda mengundang camat-camat terkait penyesuaian dan penetapan NJOP pada 2026. Hari Kamis (11/12/205), giliran mengundang pihak BPN, KPP Pratama, Ikatan Pejabat Pembuatan Akte Tanah Daerah (IPPATD) Kabupaten Cirebon dan lainnya,” ujar Drs. E. Rusmana, M.Si., Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon.

Menurut pria yang akrab disapa Iyus ini, penyesuaian NJOP bertujuan meningkatkan pendapatan dari sektor PBB P2 (pedesaan dan perkotaan) serta upaya update terhadap basis data PBB P2.

“Pastinya banyak tanah kosong yang kini sudah berdiri bangunan. Ada juga bangunan bangunan yang mengalami perluasan atau ditingkat. Ini yang kita lakukan penyesuaian NJOP-nya,” tandas Iyus.

Kehadiran para camat dan undangan lainnya tentu untuk mendukung serta membantu Bapenda dalam upaya optimalisasi PAD. Para camat pasti mengetahui tanah-tanah kosong yang kini sudah menjadi bangunan.

“Sinergitas dan kolaborasi dengan semua pihak diperlukan dalam upaya optimalisasi PAD,” pungkasnya.(Noli/CN)

Exit mobile version