KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., mengatakan, setiap kader partai yang memenuhi persyaratan punya peluang sama untuk menjadi pemimpin.
Setiap kader PDI Perjuangan juga wajib patuh dan menjalankan tugas yang diberikan Ketua Umum, Prof. Dr. (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri.
“Siapa ketua DPC ke depan, keputusan ada di Bu Mega. Jadi, kita tunggu saja keputusan dari ketua umum. Sebagai kader partai, saya patuh dan siap menjalankan perintah Bu Mega,” tandas H. Imron.
Ia menyampaikan, sejak lama bukan tipe orang yang mengejar jabatan. Baginya, yang penting menjalankan tugas dan hasilnya nyata.
“Orang bebas berpendapat, tapi faktanya PDI Perjuangan di Kabupaten Cirebon mampu mempertahankan kursi Bupati Cirebon. Di daerah lain di Jawa Barat, banyak yang gagal. PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon juga berhasil menjadi pemenang pemilu dan meraih kursi terbanyak di DPRD. Tapi sekali lagi, saya patuh dan taat pada keputusan Bu Mega selaku ketua umum partai,” paparnya.
Imron menambah, dirinya membuka kesempatan dan tidak menutup ruang bagi kader partai yang ingin menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, sejumlah nama mencuat sebagai kandidat ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon. Ada Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., yang saat ini menjabat ketua DPRD dan bendahara DPC.
Ada Rudiana, S.E., M.A.P., yang saat ini sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon dan bendahara DPC serta pernah menjabat wakil ketua DPRD.
Selain itu, Aan Setiawan yang sudah 5 periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon.(Noli/CN)
