KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyiapkan bonus Rp 100 juta untuk atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat tahun 2026.
Bagi atlet peraih medali perak disiapkan bonus Rp 25 juta dan perunggu Rp 10 juta. Bonus juga diberikan untuk para pelatih.
Bonus sebesar itu untuk kategori perseorangan. Bonus untuk kategori beregu jumlah kecil dan besar nilainya berbeda.
“Pada Porprov XV Jawa Barat tahun ini, Kabupaten Cirebon menargetkan bisa meraih 22 medali emas. Saya tekankan kepada para atlet untuk berjuang maksimal, all out dan habis-habisan agar bisa meraih medali,” ujar Drs. H. Imron, M.Ag., Bupati Cirebon.
Hal tersebut disampaikan Bupati Imron usai rapat persiapan dan pemantapan capaian target perolehan medali Porprov XV Jawa Barat 2026 di Ruang Nyi Mas Gandasari, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, pada Selasa (20/10/2026).
Porprov XV Jawa Barat 2026 akan berlangsung pada 7–22 November 2026, dengan lokasi pertandingan di Kota Bekasi, Kota Depok dan Bogor.
Kontingen Kabupaten Cirebon berjumlah 603 orang yang terdiri dari 375 atlet, 105 pelatih, 85 ofisial dan 38 manajer.
Dari sekitar 1.154 nomor pertandingan yang dipertandingkan dalam Porprov XV, Kabupaten Cirebon mengikuti sekitar 290 nomor.
Lebih jauh Bupati Imron mengatakan, target 22 medali emas ditetapkan berdasarkan hasil pemetaan dan evaluasi bersama pengurus cabang olahraga (cabor) unggulan. Penentuan target juga mempertimbangkan potensi atlet serta pemaparan dari para pelatih.
Peluang tersebut cukup terbuka karena sejumlah atlet memiliki kemampuan untuk bersaing dan berpeluang menjadi juara pada nomor pertandingan yang diikuti.
Sementara itu, Ketua KONI yang juga Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman menegaskan, konsolidasi bersama para ketua cabor dan atlet telah dilakukan untuk mematangkan persiapan menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurut wakil bupati yang akrab disapa Jigus, target 22 medali emas cukup realistis dan sudah berdasarkan hasil verifikasi maupun evaluasi pengurus KONI bersama masing-masing cabor, termasuk pemetaan nomor pertandingan yang berpotensi menghasilkan medali.
“Alhamdulillah, hari ini kami sudah melakukan konsolidasi dengan para ketua cabor dan atlet yang diharapkan bisa memperoleh medali emas. Target yang disampaikan Pak Bupati tentunya sudah melalui pertimbangan berdasarkan potensi atlet dan nomor pertandingan yang diikuti,” tegasnya.
Jigus juga menyebut, seluruh atlet yang diberangkatkan sudah mendapat jaminan kesehatan melalui BPJS.
Adapun cabor yang menjadi andalan yakni biliar, menembak, drumband dan triathlon. Pelepasan kontingen dijadwalkan pada 26 Oktober 2026, bertepatan dengan dimulainya pemberangkatan atlet menuju lokasi pertandingan.(Adit/CN)

















