KOTA CIREBON, (CN).-
Berbagai acara digelar Pemerintah Kota (Pemkot) dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon yang diperingati setiap 1 Muharram. Hari Jadi Kota Cirebon untuk tahun ini tepatnya pada Selasa, 16 Juni 2026.
Hari jadi tahun ini mengangkat tema, ‘Manunggal Winangun Caruban”. Manunggal berarti bersatu, Winangun artinya membangun dan Caruban merupakan identitas Cirebon sebagai kota yang lahir dari perpaduan berbagai budaya.
“Manunggal Winangun Caruban, ayo semua elemen masyarakat kita bersatu membangun Kota Cirebon menjadi lebih baik dan maju disegala bidang,” ujar Dr. H. Iing Daiman, S.IP., MSi., Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Panitia Hari Jadi Kota Cirebon.
Mewakili Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Sekda Iing Daiman menyampaikan berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka hari jadi kepada para wartawan dalam jumpa pers pada Kamis (11/6/2026) di kantor wali kota.
Pada kesempatan itu, Sekda Iing Daiman didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS), Tubagus Muhammad Maulana Yusuf serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Andi Wibowo.
Sekda Iing Daiman mengatakan, peringatan hari jadi tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah Kota Cirebon, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, gotong royong serta membangun optimisme masyarakat dalam menghadapi masa depan.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus berjalan bersama, menjaga persatuan dan berkolaborasi membangun Kota Cirebon yang semakin maju tanpa meninggalkan akar budaya serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” katanya.
Menurut sekda juga menjelaskan, peringatan hari jadi melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku seni dan budaya, pelaku usaha hingga generasi muda.
Peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 akan diisi dengan beragam kegiatan yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan berbagai program lingkungan hidup yang digelar Dinas Lingkungan Hidup, seperti lomba video aksi gemas, gerakan mengelola sampah di sekolah, penanaman pohon, penanaman mangrove, pemulihan kualitas air, kegiatan Cirebon Kinclong, kerja bakti Hari Lingkungan Hidup, lomba kebersihan antarkampung hingga Eco Campaign Idola.
Semangat Hari Jadi Cirebon ke-599 tidak hanya terasa pada kegiatan yang diselenggarakan di tingkat kota, tetapi juga tumbuh dan bergerak hingga lingkungan kelurahan melalui keterlibatan aktif masyarakat.
Berbagai agenda seperti kerja bakti masal, jalan sehat, festival kuliner, pentas seni, sedekah bumi, pagelaran wayang kulit, festival jaga kali, sholawat bersama serta kirab budaya menjadi wujud nyata partisipasi warga dalam memeriahkan hari jadi.
Keterlibatan tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan, mempererat interaksi sosial,l serta menjaga tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas Kota Cirebon dari generasi ke generasi.
Sejumlah kegiatan budaya dan religi juga menjadi bagian penting dalam peringatan tahun ini. Di antaranya ziarah ke makam tokoh-tokoh bersejarah seperti Sunan Gunung Jati, Pangeran Panjunan dan Pangeran Pulasaren, Maos Babad Cirebon, Kirab Haul Pedati Gede serta berbagai pertunjukan seni tradisional yang diselenggarakan di kawasan Goa Sunyaragi dan sejumlah titik bersejarah lainnya.
“Peringatan Hari Jadi Cirebon bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum untuk mensyiarkan nilai-nilai budaya dan sejarah yang kita miliki, memperkuat rasa memiliki terhadap kota ini, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga harmoni dalam keberagaman,” tuturnya.
Rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 diawali pada 15 Juni 2026 dengan Sholat Ashar Berjamaah di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, dilanjutkan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh penyebar Islam yang memiliki peran penting dalam sejarah Cirebon.
Pada malam harinya, masyarakat akan disuguhkan Pagelaran Wayang Kulit di Kelurahan Kejaksan yang menjadi bagian dari tradisi budaya dalam memaknai perjalanan panjang Kota Cirebon.
Selanjutnya, pada 16 Juni 2026 akan digelar Upacara Hari Jadi Cirebon di Alun-Alun Kejaksan yang diikuti unsur pemerintah, tokoh masyarakat serta berbagai elemen daerah. Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRD Kota Cirebon.
Tak hanya itu, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan ekonomi kreatif dan hiburan yang melibatkan pelaku UMKM serta sektor pariwisata.
Agenda tersebut antara lain Festival Kelurahan, Cirebon Great Sale, Indonesia Bangga Buatan Cirebon, Festival UMKM dan Hari Koperasi, Cheng Ho Cup, Cirebon Marching Band Festival hingga berbagai pameran dan pertunjukan seni yang diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal.(Andi/CN)

















