KOTA CIREBON, (CN).-
Seorang imam masjid di Kota Cirebon yang akrab disapa Abah Garamulya dipukul pria menggunakan kayu balok hingga korban terluka pada bagian dada samping (rusuk).
Kejadian ini sudah disampaikan ke anggota Polsek Lemahwungkuk. Namun, pelaku belum juga ditangkap dan masih bebas berkeliaran.
Kecewa karena kurang responnya aparat kepolisian, Abah Garamulya mengadu ke sejumlah ulama di Cirebon. Ada Ustadz Al Marwi, Ustadz Dedi Achyadi, Ustadz Andi Mulya, Ustadz Agung dan Ustadz Suparno S,Ag.
Para ustadz kemudian menemui Abah Garamulya untuk melihat kondisinya dan mengetahui jalan ceritanya.
“Kami sudah melihat kondisi lukanya, masih membekas. Korban sudah dirawat di RS, tapi kemudian kemudian pulang karena biayanya besar. Korban dan kami sudah ke polsek, tapi responnya belum maksimal. Sampai hari ini, pelaku masih bebas berkeliaran. Kami para ulama sudah sampaikan kejadian ini ke Pak Kapolres,” ungkap Ustadz Marwi, yang juga Ketua Forum Ukhuwah Islamiyah Ciayumajakuning.
Kepada media Caruban Nusantara, Sabtu (30/5/2026), Ustadz Marwi mengatakan, peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu (23/5/2026) saat korban hendak Shalat Shubuh.
Ketika ingin shalat di Masjid Al Barokah di Gang Paguyuban Pegambiran, tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul korban dengan menggunakan kayu balok.
“Korban sudah lanjut usia, dipukul kayu balok. Kami khawatir korban mengalami luka dalam. Kami sudah komunikasi dengan Pak Kapolres, semoga pelaku segera ditangkap dan diproses hukum,” tandas Ustadz Marwi.(Noli/CN)

















