KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Kabar santer skandal uang di DPRD Kabupaten Cirebon dipicu konflik internal sesama anggota dewan. Api itu muncul karena ada oknum anggota dewan yang tidak transparan, tamak dan serakah.
Kenyataan ini memunculkan kecemburuan dan permusuhan, hingga sampai menguak ke luar gedung DPRD dan menyebar ke mana-mana.
Kebobrokan yang ingin disimpan rapih itu pun bakal segera terbongkar. Sejumlah anggota dewan siap menjadi justice collaborator (JC)
“Beberapa kawan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, sudah menyampaikan siap jadi JC. Skandal ini pun akan terbongkar dan siap-siap saja ada yang masuk penjara,” ungkap Ade Riyaman, Ketua Umum Aliansi Rakyat Cirebon Anti Korupsi.
Kepada media Caruban Nusantara pada Kamis (12/2/2026), Ade Riyaman menyatakan, pihaknya mendukung langkah sejumlah anggota DPRD yang akan membongkar skandal ini.
RACAK juga mendorong dan mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon untuk turun melakukan proses hukum terhadap beberapa oknum anggota DPRD yang main-main dengan uang rakyat.
“Ketok palu APBD ada oknum dewan yang berbuat tercela, ini jelas-jelas korupsi. Aliansi RACAK dukung Kejari Kabupaten Cirebon untuk tidak perlu ragu melakukan proses hukum. Kejar dan ungkap tuntas skandal di DPRD Kabupaten Cirebon. Ada barisan justice collaborator yang siap mengungkap kebobrokan ini,” tandas Ade Riyaman.
Ketua Umum Aliansi Rakyat Cirebon Anti Korupsi, menyebut, anggota DPRD sudah mendapat gaji besar, berbagai tunjangan dan fasilitas.
“Tapi, masih saja titip paksa proyek program kegiatan di luar pokir. Ada juga yang main proyek, dengan memakai nama orang lain. Kami sering mendengar keluhan para pejabat di dinas-dinas, mereka direpotkan dengan tingkah polah oknum anggota dewan. Sudah bergaji besar, masih juga ada oknum yang main proyek,” lanjut dia.
Ade Riyaman kembali mengemukakan, pihaknya siap mendukung dan berada dalam barisan Kejari Kabupaten Cirebon dalam melakukan penegakan hukum.
“Apa yang saat ini disampaikan masih permukaan, kami sudah punya data lengkap. Siapa oknum dewan yang bermain, kami sudah tahu orangnya. Ada saatnya kami bongkar semuanya,” pungkas Ade RACAK.(Noli/CN)

















