KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Ada kabar baru dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon. Sekolah Rakyat yang semula diproyeksikan selesai Agustus 2026, dipercepat bisa operasional pada akhir Juni 2026.
“Ya, beberapa hari lalu ada rapat antara pihak Kementerian PUTR dengan Kementerian Sosial dan pelaksana pembangunan. Salah satu poinnya adalah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon yang berlokasi di Blok Silayur, Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber. Awalnya dijadwalkan selesai Agustus 2026, dalam rapat diputuskan dipercepat 20 Juni 2026 bisa operasional,” ungkap Drs. Hafidz Iswahyudi, M.Si., Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Cirebon.
Saat ditemui wartawan media Caruban Nusantara pada Kamis (9/4/2026), Hafidz mengatakan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat membawa konsekuensi meningkatkannya aktivitas kegiatan dilokasi tersebut.
Terkait hal itu, Hafidz meminta masyarakat sekitar lokasi untuk dapat mendukung dan membantu kelancaran pembangunan Sekolah Rakyat.
“Mohon maaf dan harap dimaklumi bila nanti aktivitasnya semakin meningkat, kami minta masyarakat untuk mendukung upaya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat,” tandasnya.
Ia mengingatkan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Sekolah Rakyat khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang, sehingga semua pembiayaan ditanggung negara.
“Pastinya saya belum tahu berapa anak, kisarannya 1.000 orang. Jumlah itu dari jenjang SD, SMP dan SMA. Karena ini sekolah khusus warga kurang mampu, data anak-anaknya ada di Kementerian Sosial,” lanjut dia.
Biaya pembangunan Sekolah Rakyat dari APBN. Lahannya disiapkan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan luas 5,9 hektar.
Pemerintah Kabupaten Cirebon juga mendukung Sekolah Rakyat dengan membangun akses jalan menuju lokasi dengan mengucurkan anggaran dari APBD sebesar Rp 6 miliar.(Noli/CN)

















