KABUPATEN CIREBON, (CN).-
Mungkin tidak dijumpai pada koperasi lain, setiap anggota bisa mendapatkan uang duduk dan transport Rp 1 juta dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Jumlah itu, di luar SHU yang didapat para anggota.
Namun, Koperasi Konsumen Pegawai Negeri (KKPN) Tunas Kencana di Kabupaten Cirebon mampu melakukan saat RAT yang berlangsung di sebuah rumah makan di kawasan Talun, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (14/01/2026)
“Ini tentunya sangat luar biasa dan kemungkinan besar tidak ditemukan pada koperasi lain, kecuali di KKPN Tunas Kencana Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon,” kata Ketua KKPN Tunas Kencana, Husein Faozan dalam pemaparannya.
Menurut Faozan, ini bentuk kekeluargaan dan kebersamaan dalam koperasi. Ia yakin di Kabupaten Cirebon, di Jawa Barat bahkan Indonesia, belum ada koperasi pegawai dalam RAT yang memberikan uang duduk dan transport sebesar itu bagi para anggotanya.
Pengurus juga menyediakan doorprize lebih dari Rp 28 juta yang diberikan dalam bentuk uang dan barang. Doorprize tertinggi dalam bentuk uang sebesar Rp 3 juta dan terendah Rp 500.000. Sementara dalam bentuk paket barang/sembako, masing-masing senilai Rp 250.000.
“Tahun ini anggaran beasiswa terserap Rp 3.500.000, untuk putra putri anggota KPRI Tunas Kencana yang berprestasi (rangking 1 sampai 5) dikelasnya. Program lain, tabungan haji untuk mendapatkan waiting list (daftar tunggu) bagi calon haji. Koperasi juga memberikan fasilitas pinjaman perjalanan umroh,” ungkapnya.
Faozan menyebut, masih banyak lagi program yang dikembangkan antara lain pemberian santunan bagi anggota yang sakit dan meninggal dunia, mengikuti pendidikan dan pelatihan perkoperasian bagi anggota dan pengurus, pemberian kadeudeuh bagi yang purna karya.
Jumlah kekayaan KPRI Tunas Kencana sekitar Rp 3,1 miliar. Dari jumlah itu modal sendiri yang terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib, cadangan, pemupukan modal, modal equitas, SHU tahun berjalan berjumlah sekitar Rp 3 miliar.
“Dari kekayaan dengan berbagai jenis usaha yang dikelola, pendapatan tahun ini mencapai 93 persen. SHU tahun ini mencapai 24,5 juta dari target 38 juta atau hanya 65 persen saja,” katanya.
RAT dihadiri perwakilan kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat yakni Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Daniar Ahmad Nurdianto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan beserta jajaran, Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon yang diwakili Wakil Ketua, Ma’mun Effendi, SH., Kepala Dinas PPKBP3A selaku penasehat KKPN Tunas Kencana Dra. Indra Fitriani, MM., seluruh anggota, segenap pengurus dan pengawas.
RAT tahun ini dimeriahkan dengan stand gelar produk UKM sebagai binaan KPRI Tunas Kencana dan kerja sama pemasaran kendaraan roda empat (mobil) sebagai salah satu bentuk pelayanan pemenuhan kebutuhan kepada anggota.
”Kami bermitra dengan dealer roda dua dan roda empat untuk memenuhi kebutuhan kendaraan bagi anggota” Fauzan.
Kepala DPPKBP3A, Indra Fitriani menyampaikan, RAT bagi sebuah koperasi merupakan hal yang mutlak harus dilaksanakan. RAT merupakan sendi utama dalam menggerakkan koperasi. Selain itu, RAT juga sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi, yang menyatakan bahwa kekuatan utama organisasi koperasi adalah pada anggota.
Fitriani mengingatkan, arus globalisasi sudah tidak terbendung lagi. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini tengah berada pada era revolusi industri 4.0, menjelang era 5.0, yang antara lain menekankan pada pola digital economy.
Untuk menyesuaikan dengan teknologi yang semakin canggih memasuki era revolusi industry hendaknya koperasi mempertimbangkan untuk menciptakan perubahan yang besar pada bisnis koperasi.
“Digitalisasi koperasi antara lain dengan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan dan bisnis yang efektif dan teruji,” imbuhnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengharapkan, koperasi di Kabupaten Cirebon segera mengentry data ODS, sehingga koperasi itu terdata dan terlaporkan kelembagaannya kementerian.
“Sistem ini adalah platform digital terintegrasi secara nasional yang digunakan untuk pendataan dan pelaporan data kelembagaan serta usaha koperasi,”tukasnya
Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon yang diwakili Makmun Effendi dalam sambutannya, mengemukakan, Koperasi Tunas Kencana sebagai koperasi yang telah berupaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“Saya salut kepada ketua Koperasi Tunas Kencana. Luar biasa, saya acungkan dua jempol kepada saudara Husein Fauzan yang telah memberikan beberapa fasilitas untuk kesejahteraan anggotanya, ada uang duduk, ada transport, ada doorprize, ada bingkisan, yang jumlahnya sangat cukup bila dibandingkan dengan koperasi-koperasi lain yang ada di Kabupaten Cirebon,” katanya.(Oke/CN)

















